
Malin merupakan pemuda yang sangat baik dan bisa menghargai teman
apalagi kaum hawa. Namun sifat baik tak selamanya dihargai manusia di
zaman sekarang ini. Hidup materialistis telah membutakan mata hati
sebagian orang di zaman ini. Setidaknya itulah yang dirasakan Malin yang
kebetulan teman penulis.
Hanya karena belum punya pekerjaan tetap, cinta yang telah lama
dirajut, kandas diterjang ombak kehidupan. Masih segar dalam ingatan
Malin,...